Intropeksi

sun

Mengenakan kacamata matahari di malam hari, di dalam rumah

Ya itu kondisi saya saat ini dan mungkin beberapa hari ke depan

Alhamdulillah dan astaghfirullah saya sedang sakit mata

Habis asik liburan di kota kembang, eh dapat bonus sakit. Buat kredit dosa insha Allah

Mata saya kebetulan keduanya membengkak. Yang kanan karena di gigit serangga sepertinya dan yang kiri agak bengkak mungkin karena pegal

Pegal maksiat

Pegal main hape terus

Pegal gak bisa ghadul bashar

Pernah gak sih tiap kita sakit di salah satu anggota badan kita atau musibah kecil yang menimpa kita langsung kita berfikir dosa apa yang udah kita perbuat

Saya sering melakukan hal ini sejak guru saya mengingatkan setiap yang kita dapat itu akibat amal kita

Seperti, sari awan. Pasti nih aku habis ngomongin orang atau nyakitin orang

Pusing. Mikir hal buruk lagi kamu sa! stop su’udzon! jangan sombong

Kaki pegal. Hayo tadi kamu jalan niatnya apa sa

Baju sobek. Udah sedekah belum ini?

MATA SAKIT. Untuk satu ini banyak sekali dosanya, banyak sekali cabang maksiatnya. Sampai sedih sendiri. Mulai dari membaca sesuatu yang kurang manfaat hingga melihat hal yang tidak baik mungkin

Gausah di jabarin. Setiap dari kita punya versi sendiri-sendiri untuk memahami kesalahan dari diri kita

Ayo intropeksi dan jangan lupa taubat

Dan mohon doanya semoga lekas sembuh. Shukron

 

Hansa

H-3 balik pondok

Rindu ala 18+

Perasaan ini sedang puncak random. Mengingatnya membuat menangis. Mendengar suara bijaknya hati berdesir hebat. Tenggelam dalam lautan cinta antara makhluk dengan makhluk. Tak jarang tangis mewarnai kerinduan ini. Keadaan tak mampu menghadapi dunia hingga berkhayal mampu hidup bersamanya. Membayangkan habiskan waktu selalu dekat dengannya. Menciumi kitab-kitabnya. Sibuk mencari fotonya. Memandangi foto-fotonya di dinding kamar dengan pandangan cinta dan rindu. Menunggu esetiap pelajaran yang menggunakan kitabnya. Menangisi kekurangan diri yang berbeda dengannya. Menyusuri rambutnya di foto dengan jari dan senyum-senyum sendiri. Bercerita kepada ibu tentangnya. Dan segala macam perasaan lain.

Sungguh merindumu adalah sebuah kemuliaan yang harus kujaga. Bukankah mencintaimu mampu mendatangkan berkah pada kehidupan? Bahkan yang menyiakannya bisa mendapat bala? Engkaulah salah satu ulama terdepan yang telah wafat jasadnya namun karya harum mewangi dalam setiap rumah yang menyimpannya. Aura keilmuanmu nampak pada murid-murid terkasihmu dimanapun itu. Al-Fatihah tak henti terkumandang dari belahan bumi manapun. Engkaulah salah satu pewaris nabi itu. Dan beruntungnya, engkau pengasuh pondok kami tercinta.

Perkenankanlah aku selalu mengingatmu secara sadar maupun tak sadar. Pesan yang kau bawa telah sampai membuatku mengenal makhluk paling sempurna di muka bumi ini. Jasamu, keikhlasanmu telah membuatmu sampai maqam mulia setelah kerasulan. Ulama.

Assayid Abuya  Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani.

Ijinkan sisa waktuku dipenuhi dengan cinta kepada Rasul agung dan kepadamu

Semoga tulisan ini menjadi saksi nanti bahwa aku pernah memiliki rasa dengan seseorang yg dicintai Allah kelak di hari akhir nanti.

10 hari akhir ramadhan 1437H

Hansa Munawwar

Dear My Future Husband

Assalamua’laikum.

Halo, kamu disana yang selalu dibicarakan orangtuaku kala usiaku menginjak 20 tahun. Apa kabar? Kehadiranmu pada keluargaku sudah dielu-elukan semenjak saat ini. Dan ini benar-benar menjadi sangat menyebalkan saat abiku suka iseng memberikan beberapa laki-laki rekomendasinya. Maksudku aku masih belum ada pikiran untuk benar-benar serius terhadap hal sakral satu ini.

Tapi, bolehkah aku sedikit berkata-kata tentangmu? Aku harap kamu memang orang yang sesuai dengan kriteriaku dan orang tuaku. Kita bangun imperium kecil keluarga kita dengan agama dan pemahaman yang baik tentang hidup. Yang itu pasti didapatkan dari pengalaman hidup dan ilmu apa saja yang kita sudah dapat sebelumnya.

Kalau kita sudah berkeluarga nantinya, aku ingin banyak kegiatan outdoor kita habiskan bersama. Kita jelajahi bumi Allah ini dengan niat tadabur kauniyah-Nya. Karena semenjak kecil, aku memang suka hal-hal berbau alam ini. Agak kaku ya bahasaku? Iya, deg-degan soalnya, takut salah ngomong hehe. Tapi sebenernya aku orang nya super santai kok, super bawel juga kata keluarga besarku dan super super cantik buat kamu seorang nantinya. Allah Allah.

Ada hal-hal yang aku sangat harapkan mengenai sifat dan karaktermu nantinya pada imperium kecil kita ini. Sangat mengharapkan sifat tegas mu. Sifat tegasmu nantinya juga untuk mengingatkanku kalau aku masih suka kekanak-kanakan. Tapi tegasnya jangan kebawa sampai galak. Takut. Tetap full of rahmat kayak nabi Muhammad gitu kalau udah sweet moment sama sayyidah Aisyah. Dan kalau udah rindu sama istri kayak nabi Muhammad yang selalu rindu terhadap Sayyidah Khodijah. Maklum ngarepnya agak tinggi, habis tau cerita romantis juga yang paling cakep dari nabi kita 🙂

Dan untuk menjadi seperti yang bisa kamu gemesin kayak Sayyidah Aisyah selalu dan selalu kamu rindu seperti Sayyiidah Khodijah, aku juga harus bisa meniru seperti mereka. Untuk itu aku benar-benar sedang mencari ilmu agama dan aku juga kuliah. Aku gak mau anak kita nantinya dibesarkan dengan ibu yang bodoh yang gak punya basic agama dan enggak punya wawasan luas.

Jadi, kesibukanmu sekarang apa? Kuliah atau kerja? Yang pasti aku berharap ilmumu akan bermanfaat nantinya. Aku engga minta yang berat-berat sama Allah a.k.a alim (pintar agama) sama Allah tapi aku harap kamu tergabung dengan golongan orang yang sholeh dan mencintai salafuna sholeh dan ulama-ulama. Agar hidup kita berkah nantinya. Juga ohya aku mau aktif di bidang kemanusiaan-sosial (non-profit). Aku suka nangis sendiri kalau ingat tentang saudara seiman kita di Syiria, Palestina dan lainnya yang sering terkena musibah. Aku ingin sekali kita bermanfaat untuk orang lain. Jadi kalau misal kamu mau aku kerja, jangan paksa aku untuk sesuatu yg profit-oriented ya. Kamu aja 😀

Hm.. Aku akan berusaha siap untuk menjadi makmummu nantinya. Tapi jangan celat ya kamu, entar aku ketawain terus karena aku suka banget hal-hal kecil yang lucu. Aku suka sekali bercanda dengan hal-hal yang random. Tapi aku sering serius kok kalau udah baca berita bahasa inggris alias aku entar diajarin bahasa inggris bener-bener ya. Entar aku ajarin kamu bahasa Arab kok 😀

Aku bisa masak apa? Sebenarnya, aku masih suka takut nggoreng-nggoreng bahkan untuk matiin kompor. Tapi seiringnya waktu, pasti aku bisa lebih handal dari sebelumnya karena aku mau jadi istri yang super keren dan ibu yang sangat dicintai anak-anaknya nantinya (aszek).

Well. Siapapun kamu, ada harap kita memiliki satu visi dalam mendidik investasi dunia-akhirat kita nantinya. Lebay mungkin? Tapi ,emang sudah aku pikirkan hal itu. Aku ingin anak kita dibesarkan dengan keluarga yang memiliki pemahaman baik tentang hidup. Tidak pernah memanjakan anak kita dengan terlalu. Membiasakan anak kita dengan kegiatan keluarga bersama-sama. Bahkan aku berfikir untuk membiasakan anak kita nantinya untuk menulis di blog.

Ada beberapa hal yang ingin aku terapkan pada anak kita nantinya yang tidak pernah diterapkan orang tuaku. Aku ingin anak kita tidak ketergantungan terhadap handphone dan internet. Kita seimbangkan kegiatan dia di rumah dan di luar rumah. Ada banyak hal diluar yang indah, yang menunggu untuk membuka wawasan kita.

Seberapa besar mimpi anak kita saat masih kecil nantinya, jangan pernah patahkan. Dulu aku sempat bermimpi untuk menjadi salah satu agen FBI atau CIA. Tetapi orang tuaku hanya tersenyum geli terhadap mimpiku ini. Kalau misal anak kita memiliki mimpi yang sama seperti aku kecil dulu, aku akan mengikutkannya kelas bela diri, kelas bahasa dan mungkin beberapa kelas lain yang bisa mengasah kemampuan intelektualnya.

Mungkin udah segini aja. Ini hanya sebagian kecil dari apa yang ada di pikiranku selalu. Dan satu lagi. Aku ingin anak kita nantinya ada yang hafal Al-Qur’an. Merupakan sebuah investasi akhirat yang besar untuk kita pada hari akhir nanti dan untuk 10 personel keluarga kita yang beruntung. Amin

Tetap jadi orang baik dan bijaksana ya. Kalau engga baik entar ga ketemu aku. Canda, aku belum baik tapi masih berusaha baik. Kan kata Allah di Al-Qur’an ‘Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik’ hehe.

Ok. Udah saatnya sahur. Ntar kalo kita sahur…… (cukup Hansa, cukup)

Wassalamu’alaikum

 

Sabtu, 13 Ramadhan 2016

Hansa Munawwar

future

 

 

Harapan di Setengah Satu

 

Harapan apa yang sedang kau renda kala manusia terlelap dalam alam bawah sadarnya?

Harapan apa yang membuatmu terjaga penuh dengan kesungguhan hati mu itu?

Harapan apa yang kau panjatkan pada Tuhanmu ketika Dia sedang turun ke bumi?

Bolehkah aku menitip satu saja harapan dan kau sampaikan pada Tuhanmu?

Jadikan aku golongan orang yang selalu diliputi dalam kebaikan dan ridho Tuhanmu

 

Ahad, 7 Ramadhan 1437H

Hansa Munawwar

Pribadi yang Berbeda

kaba

Banyak waktu yang kuhabiskan dalam kesombongan bak iblis menolak bersujud dihadapan sang Adam. Banyak waktu yang dinilai orang sangat baik namun kuhabiskan dengan kesombongan di beberapa bagian hati.

Kesombongan dan rasa tinggi di hadapan manusia adalah hal yang sangat menjerumuskan. Bagaimana tidak? Disebutkan dalam sebuah hadist “Barangsiapa yang merendehkan hati di hadapan manusia, Allah naikkan derajatnya. Dan barangsiapa sombong di hadapan manusia, Allah turunkan derajatnya.”

Jelaslah bahwa penurunan derajat seseorang dimata Allah adalah hal yang sangat hina bagi mereka yang paham.

Mengenai kesombongan dan tawadhu’ ini mengingatkanku pada seseorang kawan lama di internet yang bercerita banyak hal yang bahkan sangat tidak kusangka. Kepahamannya dalam memahami sebuah kejadian yang ia kaitkan dengan ayat Allah dan sifat-sifat mulia nabi Muhammad membuatku berkali-kali terdiam terpana. Bagaimana tidak? Ia bukanlah seorang yang memiliki background pendidikan formal agama. Namun ia memiliki  sebongkah hati yang dipenuhi harapan mendapat cinta Allah dan Rasul-Nya.

Gagasan-gagasannya membuatku tergugah dan berkata kepada diriku bahwa betapa banyaknya kekurangan dalam diriku dan betapa sedikitnya rasa hati-hatiku dalam mengatakan sesuatu.

Aku teringat dia berkata, apakah ada orang yang memiliki akhlak seperti nabi Muhammad? Lalu mengaplikasikannya dalam 24 jam?

Dan aku menjawab asal-asalan, mungkin ada tapi cuma fifty fifty. 

Dia tersenyum dan menjawab, salah. Akhlak nabi Muhammad adalah akhlak yang mulia yang hanya beliau lah yang memiliki. Akhlak kanjeng nabi ini adalah akhlak 24 nabi dan rasul yang terkumpul menjadi satu. Tidak mungkin ada yang mampu seperti beliau, jikapun ada apakah sampai 50%? Berarti itu sama saja mengatakan bahwa sisi baiknya adalah 50% dan buruk 50%. Padahal kita ini banyak buruknya. Menggunakan prosentase seperti itu salah, fifty fifty. Karena sungguh kita tidak ada setengahnya dari akhlak nabi Muhammad

Menarik nafas panjang dan terdiam mendengar jawaban seperti ini. Menyadari betapa dangkal nya ilmuku tentang mencintai Nabi Muhammad hingga kulupakan fakta bahwa aku sangat berada jauh darinya.

Ia juga mengungkapkan betapa ia kurang setuju terhadap orang yang menganggap segala hal buruk yang menimpa seseorang adalah cobaan. Karena ia berfikir bahwa cobaan itu tidak pantas untuk orang seperti kita. Bukankah cobaan hanyalah untuk orang soleh? Sedangkan kita? Begitulah terangnya. Point ini menunjukkan bahwa ia memiliki sifat hati-hati dan rinci juga pribadi yang merasa bahwa ia bukanlah siapa-siapa. Tawadhu’.

Kami berdiskusi panjang lebar walaupun terkadang ada beberapa hal yang harus diluruskan karena hal tersebut tidak bisa menggunakan logika saja tapi membutuhkan pemahaman dalam seperti hadist dan beberapa ilmu lain.

Sejauh ini sangat menyenangkan memiliki teman yang bermanfaat untuk sebagai pengingat kita bahwa kita ini bukan siapa-siapa. Apalagi memiliki background yang sangat jauh berbeda. Bahkan ia terkadang menjelaskan sesuatu berdasarkan mimpi yang ia telah tafsirkan kepada orang yang berkompeten dan soleh. Sungguh, pribadi seperti ini yang membuatku merasakan betapa hina aku dan tidak ada apa-apa aku dengannya. Betapa beruntungnya aku memiliki teman akhirat seperti dia.

Terkadang, dia menanyakan sesuatu dan bercerita lalu ia bertanya ‘apakah kamu tahu cerita ini?’ ‘masak tidak tahu? jangan bohong’ ‘loh di pondok kamu gak diajarin ini?’ Memang ilmu Allah itu sangat luas dan banyak. Yang bahkan kita tidak ada apa-apanya walau hanya seujung jarum. Tapi pertanyaan kecil dan tidak percayanya membuatku tertampar begitu sakit. Membuatku kembali memikirkan kesombongan yang pernah kulakukan dengan ilmuku saat di pondok dahulu. Dan kembali berfikir mengenai kekuasaan Allah dan hina dina diri ini.

Pembicaraan yang cukup memakan waktu dua jam ini berharap mampu mendatangkan manfaat kepada diriku dan orang sekitarku nantinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pun berharap kita mampu mengikuti segala sunnah nabi Muhammad saw sebagai bukti kita nanti di yaumul akhir bahwa kita adalah ummatnya. Dan semoga Allah memberikan kita kenikmatan untuk memandang wajah-Nya yang Agung karena itulah seindah dan sebaik-baik kenikmatan.

Allahummaj’alna mina sholihin wajma’na wa’ahum fii akhiroh. Aamiin

 

Jum’at berkah, 5 Ramadhan 1437 H

Hansa Munawwar

 

 

TATA CARA BUKA PUASA ALA RASULULLAH FULL VERSION

Yuk mari dibaca tata cara buka puasa ala Rasulullah yg bisa buat ningkatin taqwa kita 🙂

Ilmu untuk Keselamatan

Berbuka puasa pada bulan ramadhan adalah sekian dari rahmat Allah yang dirasakan pada hari berpuasa. Dan bahkan untuk sebagian orang berbuka puasa hanyalah sekedar membatalkan puasa saja dengan makan dan minum seenaknya. Padahal? Padahal bukan hanya sekedar itu. Puasa diberikan oleh Allah bukan hanya sekedar menahan dan membatalkan. Tidak.

Pada bulan ini Allah banyak memberikan rahmat dan memberikan ujian ketaqwaan. Maka sungguh berbahagia orang yang mampu mendapatkan nilai taqwa terbaik dimata Allah dalam 30 hari ini. Ujian ketaqwaan ini ada bermacam-macam. Salah satunya adalah mengekang hawa nafsu.

Pada posting ini, akan dijelaskan cara agar kita mampu mengekang hawa nafsu bahkan saat berbuka puasa. Karena apa? Karena tidak lain adalah mengikuti baginda Nabi Muhammad sollallahu ‘alaih wa sallam. Mau kan kita tambah dicinta Rasulullah karena ngikutin sunnah-sunnahnya? 🙂 Yuk kita simak

Apa yang harus disiapkan dan dilakukan? 

3 buah kurma dan segelas air putih

  1. Ketika adzan terdengar. Makanlah kurmanya terlebih dahulu…

View original post 183 more words

Mungkinkah Melihat Rasulullah di Jaman Sekarang?

rasul

Salam! Hai guys, alhamdulillah penulis sudah libur yey dan kali ini saya akan memberi sedikit pembahasan mengenai sesosok yang dirindu ummat dan dicintai sekali oleh ummat nya walaupun mereka tidak pernah melihatnya. Ya, Rasulullah.

Pembahasan ini mungkin akan terlihat sangat asing bagi orang-orang luar namun tidak bagi kami kalangan anak pondok. Oleh karena itu sudah tugas saya untuk menyampaikan hal ini agar tidak menjadi asing juga mengamalkan hadist Rasul yang berbunyi : “Sampaikanlah walaupun satu ayat”.

Rasulullah adalah sebaik-baik makhluk yang Allah ciptakan. Memandang wajahnya lebih indah dan menenangkan hati lebih dari cahaya purnama. Akhlak nya yang menghiasi adalah akhlak al-Qur’an seperti yang pernah dikatakan oleh sayyidah Aisyah “Kaana kulluhu A-Qur’an”. Bahkan Allah dan malaikatnya pun bersholawat untuknya dalam surat Al-Ahzab 56. Maka sudah jelaslah bahwa Rasulullah itu benar-benar sempurna. Hingga dijelaskan dalam sebuah ayat bahwa syarat utama untuk mengaku cinta Allah adalah mencintainya didalam surat Al-Imran 53

Katakanlah: “Jika kamu benar-benar mencintai llah, ikutlah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Maka sungguh beruntunglah orang-orang yang dalam hatinya ada cinta padanya. Lalu ia ia menuangkan rasa cintanya dengan ketaatan dalam syariat yang dibawanya. Hingga ia memiliki ikatan dengan sayyidul kaunain (nama lain Rasulullah) dalam setiap keadaan. Seperti meniru sunnah nya dan membaca sholawat untuknya.

Banyak cerita disekitar kami tentang bermimpi melihat nabi Muhammad dan ini sudah menjadi hal yang biasa diantara kami. Mulai dari kisah salafuna soleh, pengajar bahkan teman satu majelis taklim. Namun, bagaimana dengan melihat nabi dalam keadaan terjaga? Ada sebagian kelompok yang mengingkari hal ini karena entah karena ketidak tahuannya atau kesombongannya sehingga tidak mau menerima suatu kenyataan yang telah Allah berikan pada hamba-Nya yang soleh. Dan semoga kita termasuk dari golongan yang ingkar dan selalu mendapat hidayah-taufik dari-Nya. Aamiin

Ada sebuah hadist yang menyatakan tentang penglihatan dalam nabi dan ini adalah hadist sohih “Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka ia akan melihatku dalam keadaan terjaga, dan setan tidak akan bisa menyerupaiku.” Hadist ini memberikan pengertian secara umum. Dan kalau ada yang tidak percaya keumuman hadist itu lalu ia berkata sesuai dengan kadar akalnya “Bagaimana mungkin orang yang sudah meninggal dapat dilihat orang yang masih hidup di alam nyata”. Maka berhati-hatilah karena ucapan ini memiliki 2 konsekuensi berbahaya.

Pertama, tidak percaya terhadap sabda nabi sollallahu alaihi wa sallam sedangkan beliau tidak pernah berkata-kata dari hawa nafsunya sendiri.

Kedua, tidak mengetahui kemampuan Sang Pencipta dan Kuasa-Nya.

Ibnul Haaj mengatakan dalam Al-Madkhal sebagaimana dinukil oleh Izzudin bin Abdissalam dalam Al-Qawaid Al-Kubra bahwa, “Melihat nabi sollallahu alaihi wa sallam dalam keadaan sadar (alam nyata) adalah suatu kejadian langka yang jarang dialami oleh manusia kecuali bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat langka yang dimiliki oleh orang-orang di jaman ini, bahkan telah musnah kebanyakan, meskipun kami tidak mengingkari  orang yang mengalami hal tersebut dari kalangan para tokoh besar yang dijaga oleh Allah, lahir dan batin mereka.”

Imam Suyuthi mengatakan bahwa sesuangguhnya Nabi hidup dengan jasad dan ruh beliau serta beliau berticak sebagaimana yang beliau kehendaki di berbagai penjuru bumi dan alam. Yang hal ini dengan penampilan yang sama dengan saat sebelum wafat.

Sesungguhnya beliau tidak dapat dijangkau oleh penglihatan sebagaimana para malaikat yang tidak dapat terjangkau oleh penglihatan. NAMUN, jika Allah menghendaki penyingkapan tabit dari orang yang Allah hendaki maka itu bukanlah hal yang mustahil.

Maka melihat Rasulullah di jaman saat ini adalah hal yang mungkin dan ini merupakan hal yang sangat langka yang untuk mendapatkan hal ini membutuhkan mujahadah yang ekstra.

Ya Allah, selalu tunjukilah kami jalan yang lurus. Jangan jadikan kami orang yang ingkar terhadap segala yang berkaitan dengan kekasih-Mu. Jagalah kami dari bahaya fitnah dunia saat ini. Ya Allah, berilah kami kemuliaan dengan mampu melihat wajah kekasih-Mu di dunia dan di akhirat ini. Ya Allah, jagalah hati kami dan bersihkanlah hati kami dari dunia yang hina ini. Jadikanlah dunia hanya sebatas pada tangan kami dan hanya akhirat pada hati kami. Aamiin

Mengutip dari : Majalah MAFAHIM edisi April 2016 dan Al-Qur’an Al-Karim

 

Rengkuh Aku Kembali

tumblr_static_tumblr_static__640

 

Pernahkah kalian merasakan. Tangisan yang mengisi hari-hari kalian. Memendam rindu kepadanya. Ingin bertemu dengannya. Mengabadikan hidup untuk bersamanya. Bahkan tak akan rela untuk berpisah dengannya. Kepada ia yang mencintai kita, berabad jauh sebelum kita lahir.

Tapi tangis itu berubah menjadi tangis yang berbeda. Kalian tangisi diri kalian yang berperangai buruk. Tangis karena telah jatuh dalam dunia ini. Tangis yang meyimpan duka atas mulai berkurangnya cinta kalian kepada yang berhak. Menangisi kebiasaan buruk yang secara sadar maupun tidak.

Hari buruk itu seakan telah menjadi hari yang biasa bagimu. Dosa-dosa kalian anggap akan terampuni nanti dengan alasan Tuhan maha pemaaf. Perlahan mulai mencari dalil demi kesenangan dunia semata.

Kau terjebak dalam lubang dosa yang telah kau buat. Tak mampu untuk bangkit.

Namun ketika kau berdoa meminta tolong kepada Tuhanmu, justru kata-kata tak sempat kau ucap namun lagi-lagi air mata. Menangisi betapa tak berdaya nya dirimu, betapa lemah nya dirimu dalam godaan makhluk yang terusir.

Dan kata yang sanggup terucap adalah

“Tuhan, rengkuh aku kembali. Berikan cinta-Mu sebagaimana kau memberikan sydt. Rabiatul Adawiyah kesempatan itu.”

Selalu Dirimu. Bukan yang Lain

Kau sudah 20 tahun

Tumbuh menjadi gadis yang menawan

Dengan ilmu yg menghiasi batinmu

Dengan hijab yg menutupi keindahanmu

Namun,

Jangan lupakan satu hal kakakku

Perasaanmu

Karena,

Bukan salahnya yang membuatmu merasa kehilangan

Ini salahmu yang rela tenggelam dalam kenyamanan yang tak pasti

Bukan salahnya yang membuatmu merindunya

Ini salahmu yang tak dapat menjaga diri

Bukan salahnya yang membuatmu merasa berharap

Ini salahmu  mengharap pada selain Tuhan yang maha suci

Lihatlah dirimu jangan salahkan selainnya

Aku Ditemukan

Persembahan kepada seluruh muslimah didunia.

Aku tidak pernah mengaitkan diriku dengan sebuah hubungan jahiliyah masa kini
Hingga aku pernah mengumpat dalam hati. Betapa tidak lakunya aku

Aku tidak pernah mengumbar cintaku dalam publik kecuali dalam prosa intrisik
Hingga aku pernah berkata dalam hati. Betapa malangnya aku

Aku tidak pernah meng-upload foto bersama sang kekasih. Hingga aku pernah mencumburui para sejoli cinta muda

Aku tidak pernah memegang tangan kekasih atau memeluknya kala gundahku juga menciumnya. Hingga aku pernah bertanya-tanya kapankah aku dapat merasakannya?

Tetapi aku pernah berkontak tidak langsung dengan chatting message. Hingga kini aku menyesal, walaupun mereka bukan dari org yg kucintai.

Hingga akhirnya, aku ditemukan.
Orang yang seketika mencemburuiku bahwa aku pernah chatting message pada lelaki, walaupun ia tahu diantara aku dengan mereka tidak ada apa-apa.
Kau tahu, ini adalah airmata bahagiaku ketika orang yg begitu mengenalmu lalu cemburu karenamu. Karena ia akan memilikimu dan menjadi calon imammu.

Aku bersyukur kepada Allah yang menjagaku.
Aku bersyukur kepada Allah yang tidak menurunkan derajatku.
Aku bersyukur kepada Allah yang telah menjaga harga diriku.

Dan aku bersyukur kepada Allah yang tidak menyia-nyiakanku dalam nafsu dunia ini

Sungguh berbahagialah wanita yang mampu menjaga harga dirinya. Dan sungguh beruntung laki-laki yg mendapatkan wanita solihah diantara wanita bersolek bak muslimah namun jalang.

05.00 am – Ruang opname

 

*kata ganti aku bukan berarti penulis. Dibuat “aku” agar pembaca mampu memaknai secara dalam dan tersugesticcd