(Untuk Penuntut Ilmu dan Hikmah) لطالب العلم و الحكمة

Duhai yang merenda ilmu dan hijaiyah illahi

Untuk apa merasa bingung tentang ketetapan-Nya. Padahal kau tahu tentang Qodho dan Qodar

Untuk apa terlarut dalam sakit hati. Kala kau tahu ketegaran Thaha Habibi terhadap penawaran penghacuran Akhsyabain di Thaif

Untuk apa sedih karena kemelaratan. Sedang dahulu orang sholeh tersenyum dengan batu yang mengganjal perut

Untuk apa bermimpi tinggi memiliki harta. Dan kau tahu kisah Qarun yang termakan fitnah hartanya

Untuk apa mengeluh terhadap kualitas kertas kitab. Sedang dahulu pelepah kurma sudah wajib disyukuri

Untuk apa bangga terhadap satu karya. Padahal Imam Mawardi berjuang menyembunyikan tulisan-tulisannya, agar terhidar dari pujian

Untuk apa sibuk dengan khayalan pasangan masa depan. Tidakkah merasa hina diri kita setelah tahu kesibukan Imam Syafi’i dalam laut ilmu dan cinta Rabb

Untuk apa merasa malu dengan kesederhanaan. Sedang Uwais Al-Qorni menjadi masyhur diantara penduduk langit karena qona’ahnya

Dan untuk apa segala rasa malas dan bosan dalam setengah jam membaca kitab. Padahal kau tahu bahwa Imam Abdullah Al-Hadad sibuk bercumbu dengan ilmu dari kecilnya dan dia seorang yang buta.

pray3

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s