Dear My Future Husband

Assalamua’laikum.

Halo, kamu disana yang selalu dibicarakan orangtuaku kala usiaku menginjak 20 tahun. Apa kabar? Kehadiranmu pada keluargaku sudah dielu-elukan semenjak saat ini. Dan ini benar-benar menjadi sangat menyebalkan saat abiku suka iseng memberikan beberapa laki-laki rekomendasinya. Maksudku aku masih belum ada pikiran untuk benar-benar serius terhadap hal sakral satu ini.

Tapi, bolehkah aku sedikit berkata-kata tentangmu? Aku harap kamu memang orang yang sesuai dengan kriteriaku dan orang tuaku. Kita bangun imperium kecil keluarga kita dengan agama dan pemahaman yang baik tentang hidup. Yang itu pasti didapatkan dari pengalaman hidup dan ilmu apa saja yang kita sudah dapat sebelumnya.

Kalau kita sudah berkeluarga nantinya, aku ingin banyak kegiatan outdoor kita habiskan bersama. Kita jelajahi bumi Allah ini dengan niat tadabur kauniyah-Nya. Karena semenjak kecil, aku memang suka hal-hal berbau alam ini. Agak kaku ya bahasaku? Iya, deg-degan soalnya, takut salah ngomong hehe. Tapi sebenernya aku orang nya super santai kok, super bawel juga kata keluarga besarku dan super super cantik buat kamu seorang nantinya. Allah Allah.

Ada hal-hal yang aku sangat harapkan mengenai sifat dan karaktermu nantinya pada imperium kecil kita ini. Sangat mengharapkan sifat tegas mu. Sifat tegasmu nantinya juga untuk mengingatkanku kalau aku masih suka kekanak-kanakan. Tapi tegasnya jangan kebawa sampai galak. Takut. Tetap full of rahmat kayak nabi Muhammad gitu kalau udah sweet moment sama sayyidah Aisyah. Dan kalau udah rindu sama istri kayak nabi Muhammad yang selalu rindu terhadap Sayyidah Khodijah. Maklum ngarepnya agak tinggi, habis tau cerita romantis juga yang paling cakep dari nabi kita 🙂

Dan untuk menjadi seperti yang bisa kamu gemesin kayak Sayyidah Aisyah selalu dan selalu kamu rindu seperti Sayyiidah Khodijah, aku juga harus bisa meniru seperti mereka. Untuk itu aku benar-benar sedang mencari ilmu agama dan aku juga kuliah. Aku gak mau anak kita nantinya dibesarkan dengan ibu yang bodoh yang gak punya basic agama dan enggak punya wawasan luas.

Jadi, kesibukanmu sekarang apa? Kuliah atau kerja? Yang pasti aku berharap ilmumu akan bermanfaat nantinya. Aku engga minta yang berat-berat sama Allah a.k.a alim (pintar agama) sama Allah tapi aku harap kamu tergabung dengan golongan orang yang sholeh dan mencintai salafuna sholeh dan ulama-ulama. Agar hidup kita berkah nantinya. Juga ohya aku mau aktif di bidang kemanusiaan-sosial (non-profit). Aku suka nangis sendiri kalau ingat tentang saudara seiman kita di Syiria, Palestina dan lainnya yang sering terkena musibah. Aku ingin sekali kita bermanfaat untuk orang lain. Jadi kalau misal kamu mau aku kerja, jangan paksa aku untuk sesuatu yg profit-oriented ya. Kamu aja 😀

Hm.. Aku akan berusaha siap untuk menjadi makmummu nantinya. Tapi jangan celat ya kamu, entar aku ketawain terus karena aku suka banget hal-hal kecil yang lucu. Aku suka sekali bercanda dengan hal-hal yang random. Tapi aku sering serius kok kalau udah baca berita bahasa inggris alias aku entar diajarin bahasa inggris bener-bener ya. Entar aku ajarin kamu bahasa Arab kok 😀

Aku bisa masak apa? Sebenarnya, aku masih suka takut nggoreng-nggoreng bahkan untuk matiin kompor. Tapi seiringnya waktu, pasti aku bisa lebih handal dari sebelumnya karena aku mau jadi istri yang super keren dan ibu yang sangat dicintai anak-anaknya nantinya (aszek).

Well. Siapapun kamu, ada harap kita memiliki satu visi dalam mendidik investasi dunia-akhirat kita nantinya. Lebay mungkin? Tapi ,emang sudah aku pikirkan hal itu. Aku ingin anak kita dibesarkan dengan keluarga yang memiliki pemahaman baik tentang hidup. Tidak pernah memanjakan anak kita dengan terlalu. Membiasakan anak kita dengan kegiatan keluarga bersama-sama. Bahkan aku berfikir untuk membiasakan anak kita nantinya untuk menulis di blog.

Ada beberapa hal yang ingin aku terapkan pada anak kita nantinya yang tidak pernah diterapkan orang tuaku. Aku ingin anak kita tidak ketergantungan terhadap handphone dan internet. Kita seimbangkan kegiatan dia di rumah dan di luar rumah. Ada banyak hal diluar yang indah, yang menunggu untuk membuka wawasan kita.

Seberapa besar mimpi anak kita saat masih kecil nantinya, jangan pernah patahkan. Dulu aku sempat bermimpi untuk menjadi salah satu agen FBI atau CIA. Tetapi orang tuaku hanya tersenyum geli terhadap mimpiku ini. Kalau misal anak kita memiliki mimpi yang sama seperti aku kecil dulu, aku akan mengikutkannya kelas bela diri, kelas bahasa dan mungkin beberapa kelas lain yang bisa mengasah kemampuan intelektualnya.

Mungkin udah segini aja. Ini hanya sebagian kecil dari apa yang ada di pikiranku selalu. Dan satu lagi. Aku ingin anak kita nantinya ada yang hafal Al-Qur’an. Merupakan sebuah investasi akhirat yang besar untuk kita pada hari akhir nanti dan untuk 10 personel keluarga kita yang beruntung. Amin

Tetap jadi orang baik dan bijaksana ya. Kalau engga baik entar ga ketemu aku. Canda, aku belum baik tapi masih berusaha baik. Kan kata Allah di Al-Qur’an ‘Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik’ hehe.

Ok. Udah saatnya sahur. Ntar kalo kita sahur…… (cukup Hansa, cukup)

Wassalamu’alaikum

 

Sabtu, 13 Ramadhan 2016

Hansa Munawwar

future

 

 

Advertisements

20 thoughts on “Dear My Future Husband

  1. ini promosi ya? #eh

    keren di bagian “Kita bangun imperium kecil keluarga kita dengan agama dan pemahaman yang baik tentang hidup.”

    (((Imperium)))
    😁😁😁

  2. Allah telah mempersiapkan yang terbaik mba (ga pernah Dia memberikan yang ‘tidak baik’), tinggal kita yang mempersiapkan diri menyambutnya 🙂
    Tak ada manusia yang sempurna, sebagaimana diri kita juga yang retak disana sini. Jangan lupa siapkan diri juga untuk menerima ‘retak’ sang Pangeran sembari berupaya untuk senantiasa saling memperbaiki 🙂
    *ngomong apa sih ini 😀

    Barakallah… Semoga dimudahkan ya mba Hansa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s