Mungkinkah Melihat Rasulullah di Jaman Sekarang?

rasul

Salam! Hai guys, alhamdulillah penulis sudah libur yey dan kali ini saya akan memberi sedikit pembahasan mengenai sesosok yang dirindu ummat dan dicintai sekali oleh ummat nya walaupun mereka tidak pernah melihatnya. Ya, Rasulullah.

Pembahasan ini mungkin akan terlihat sangat asing bagi orang-orang luar namun tidak bagi kami kalangan anak pondok. Oleh karena itu sudah tugas saya untuk menyampaikan hal ini agar tidak menjadi asing juga mengamalkan hadist Rasul yang berbunyi : “Sampaikanlah walaupun satu ayat”.

Rasulullah adalah sebaik-baik makhluk yang Allah ciptakan. Memandang wajahnya lebih indah dan menenangkan hati lebih dari cahaya purnama. Akhlak nya yang menghiasi adalah akhlak al-Qur’an seperti yang pernah dikatakan oleh sayyidah Aisyah “Kaana kulluhu A-Qur’an”. Bahkan Allah dan malaikatnya pun bersholawat untuknya dalam surat Al-Ahzab 56. Maka sudah jelaslah bahwa Rasulullah itu benar-benar sempurna. Hingga dijelaskan dalam sebuah ayat bahwa syarat utama untuk mengaku cinta Allah adalah mencintainya didalam surat Al-Imran 53

Katakanlah: “Jika kamu benar-benar mencintai llah, ikutlah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Maka sungguh beruntunglah orang-orang yang dalam hatinya ada cinta padanya. Lalu ia ia menuangkan rasa cintanya dengan ketaatan dalam syariat yang dibawanya. Hingga ia memiliki ikatan dengan sayyidul kaunain (nama lain Rasulullah) dalam setiap keadaan. Seperti meniru sunnah nya dan membaca sholawat untuknya.

Banyak cerita disekitar kami tentang bermimpi melihat nabi Muhammad dan ini sudah menjadi hal yang biasa diantara kami. Mulai dari kisah salafuna soleh, pengajar bahkan teman satu majelis taklim. Namun, bagaimana dengan melihat nabi dalam keadaan terjaga? Ada sebagian kelompok yang mengingkari hal ini karena entah karena ketidak tahuannya atau kesombongannya sehingga tidak mau menerima suatu kenyataan yang telah Allah berikan pada hamba-Nya yang soleh. Dan semoga kita termasuk dari golongan yang ingkar dan selalu mendapat hidayah-taufik dari-Nya. Aamiin

Ada sebuah hadist yang menyatakan tentang penglihatan dalam nabi dan ini adalah hadist sohih “Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka ia akan melihatku dalam keadaan terjaga, dan setan tidak akan bisa menyerupaiku.” Hadist ini memberikan pengertian secara umum. Dan kalau ada yang tidak percaya keumuman hadist itu lalu ia berkata sesuai dengan kadar akalnya “Bagaimana mungkin orang yang sudah meninggal dapat dilihat orang yang masih hidup di alam nyata”. Maka berhati-hatilah karena ucapan ini memiliki 2 konsekuensi berbahaya.

Pertama, tidak percaya terhadap sabda nabi sollallahu alaihi wa sallam sedangkan beliau tidak pernah berkata-kata dari hawa nafsunya sendiri.

Kedua, tidak mengetahui kemampuan Sang Pencipta dan Kuasa-Nya.

Ibnul Haaj mengatakan dalam Al-Madkhal sebagaimana dinukil oleh Izzudin bin Abdissalam dalam Al-Qawaid Al-Kubra bahwa, “Melihat nabi sollallahu alaihi wa sallam dalam keadaan sadar (alam nyata) adalah suatu kejadian langka yang jarang dialami oleh manusia kecuali bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat langka yang dimiliki oleh orang-orang di jaman ini, bahkan telah musnah kebanyakan, meskipun kami tidak mengingkari  orang yang mengalami hal tersebut dari kalangan para tokoh besar yang dijaga oleh Allah, lahir dan batin mereka.”

Imam Suyuthi mengatakan bahwa sesuangguhnya Nabi hidup dengan jasad dan ruh beliau serta beliau berticak sebagaimana yang beliau kehendaki di berbagai penjuru bumi dan alam. Yang hal ini dengan penampilan yang sama dengan saat sebelum wafat.

Sesungguhnya beliau tidak dapat dijangkau oleh penglihatan sebagaimana para malaikat yang tidak dapat terjangkau oleh penglihatan. NAMUN, jika Allah menghendaki penyingkapan tabit dari orang yang Allah hendaki maka itu bukanlah hal yang mustahil.

Maka melihat Rasulullah di jaman saat ini adalah hal yang mungkin dan ini merupakan hal yang sangat langka yang untuk mendapatkan hal ini membutuhkan mujahadah yang ekstra.

Ya Allah, selalu tunjukilah kami jalan yang lurus. Jangan jadikan kami orang yang ingkar terhadap segala yang berkaitan dengan kekasih-Mu. Jagalah kami dari bahaya fitnah dunia saat ini. Ya Allah, berilah kami kemuliaan dengan mampu melihat wajah kekasih-Mu di dunia dan di akhirat ini. Ya Allah, jagalah hati kami dan bersihkanlah hati kami dari dunia yang hina ini. Jadikanlah dunia hanya sebatas pada tangan kami dan hanya akhirat pada hati kami. Aamiin

Mengutip dari : Majalah MAFAHIM edisi April 2016 dan Al-Qur’an Al-Karim

 

Advertisements

2 thoughts on “Mungkinkah Melihat Rasulullah di Jaman Sekarang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s