Rengkuh Aku Kembali

tumblr_static_tumblr_static__640

 

Pernahkah kalian merasakan. Tangisan yang mengisi hari-hari kalian. Memendam rindu kepadanya. Ingin bertemu dengannya. Mengabadikan hidup untuk bersamanya. Bahkan tak akan rela untuk berpisah dengannya. Kepada ia yang mencintai kita, berabad jauh sebelum kita lahir.

Tapi tangis itu berubah menjadi tangis yang berbeda. Kalian tangisi diri kalian yang berperangai buruk. Tangis karena telah jatuh dalam dunia ini. Tangis yang meyimpan duka atas mulai berkurangnya cinta kalian kepada yang berhak. Menangisi kebiasaan buruk yang secara sadar maupun tidak.

Hari buruk itu seakan telah menjadi hari yang biasa bagimu. Dosa-dosa kalian anggap akan terampuni nanti dengan alasan Tuhan maha pemaaf. Perlahan mulai mencari dalil demi kesenangan dunia semata.

Kau terjebak dalam lubang dosa yang telah kau buat. Tak mampu untuk bangkit.

Namun ketika kau berdoa meminta tolong kepada Tuhanmu, justru kata-kata tak sempat kau ucap namun lagi-lagi air mata. Menangisi betapa tak berdaya nya dirimu, betapa lemah nya dirimu dalam godaan makhluk yang terusir.

Dan kata yang sanggup terucap adalah

“Tuhan, rengkuh aku kembali. Berikan cinta-Mu sebagaimana kau memberikan sydt. Rabiatul Adawiyah kesempatan itu.”

Advertisements

9 thoughts on “Rengkuh Aku Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s