Panggil Aku Selalu dengan ‘Gadis Kecil’ I

Dulu kau memanggilku ‘Gadis Kecil’ dan aku memanggil mu ‘Abang Tetangga’

Terakhir kau panggil aku ‘Gadis Kecil’ saat aku 16 tahun. Usia balighku

Lalu kita berpisah karena studi luar negerimu

Tahun berjalan

Umurku 19. Sebentar lagi 20

Umurmu 29. Sebentar lagi 30

Kau kembali ke rumah mu dan rayakan keberhasilan studi mu

Hanya abah yang datang

Dan kau yang meminta agar abah saja yang datang

Kenapa ‘Abang Tetangga’? Apakah aku punya salah?

Apakah kau tak rindu pada ‘Gadis Kecil’mu ini?

Hari berjalan. Perjumpaan denganmu tak pernah ada kata-kata

Hanya hati yang mengeluh. Lagi-lagi apa yang salah?

‘Abang Tetangga’ selalu baik pada semua orang

Tidak mungkin tanpa sebab ia tak acuhkan aku

Abang Tetangga

Panggilah aku dengan ‘Gadis Kecil’ sebagaimana kebiasaan dahulu kita

Yang ingin selalu kau sapa

Yang ingin selalu kau beri oleh-oleh

Yang ingin selalu kau cubit gemas

Yang ingin selalu kau kejar-kejar

Yang ingin selalu membuat kedua matamu berbinar-binar melihat tingkahku

 

to be continued

Advertisements

4 thoughts on “Panggil Aku Selalu dengan ‘Gadis Kecil’ I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s