Kemana Arah Kemudi Cintamu?

“Seseorang akan bersama orang yang ia cintai.”

(HR Bukhori no. 6168, Muslim no 6660. At-Tirmidzi 2378 dan Imam Ahmad III/104)

Tahukah kalian, para sahabat seketika benar-benar bahagia mendengar hadist nabi ini. Lalu bagaimana tingkatan kebahagian dengan hadist tentang jihad, mati syahid, tentang janji-janji kebahagian seperti tentang sholat dan kemenangan? Yang pasti mereka bahagia dengan amal sholeh nya. Hanya saja hadist ini membuat mereka sangat lebih berbahagia. Kenapa? Karena rasa cinta mereka kepadang sang Qudwah yang muliah begitu sempurna. Sehingga ini benar-benar menjadi jaminan yang pasti untuk mereka. Ini lah buah cinta mereka, sehingga akan dikumpulkan bersama Rasulullah di hari kiamat nanti.

Sekarang, ada pertanyaan untuk masing-masing dalam diri kita.

Siapakah yang menjadi teladan kita? Siapa yang kita cintai? Dan siapa yang selalu terfikir dalam benak dan selalu kita bincangkan?

Artis korea? Boyband barat? Para penyanti yang membuka aurat mereka? Pemain sepak bola kafir? Para orang kafir tersebutkah yang ada dalam hati-hati kalian? Ingatlah!

“Seseorang akan bersama orang yang ia cintai.”

Relakah diri kalian nantinya terbakar dengan mereka di neraka? Mintalah syafaat pada mereka di saat kalian kehausan di mahsyar nanti. Mampukah mereka memberikannya untuk kalian? Tidak, sekali-kali tidak.

Sungguh kawan, perkara agama ini tergantung pada amal perbuatan kalian dalam kehidupan, adat, perkataan dan sikap kalian selama ada didunia ini.

Wahai sahabatku tercinta.. Sesungguhnya hal yang memalukan bagi muslimah dan mukminah adalah tidak peduli pada sydt. Fathimah Az-Zahra. Tidak mencontoh beliau yang jelas-jelas beliau adalah contoh nyata wanita mulia.. Tetapi mengapa terkadang mengikuti orang-orang yang justru menghinakan dirinya dengan maksiat, tidak sadar bahwa Allah selalu melihat? Yang tidak menangisi dosa-dosanya? Yang tidak percaya akan hari kiamat?

Sungguh munafik diri ini, mengaku cinta rasul tetapi tak berbukti. Tak mengikuti yang diperintahkannya. Tidak mencintai para keturunannya. Menduakannya terhadap cinta yang lain tanpa basis beliau.

Sahabat, di akhirat nanti, seluruh manusia, sejak awal penciptaan hingga akhir akan menundukkan kepalanya saat beliau sydt. Fathimah melewati shirat. Beliau akan berjalan bak cahaya yang bersinar terang.

Ketika di padang mahsyar akan terdengar sura dari arsy Allah swt sebuah seruan, “Wahai manusia. Tundukkan kepala kalian dan pejamkan mata kalian karena Fatimah binti Muhammad akan melewati shirat.”

Duhai sang dzurriyat.. Begitu hinanya kami termakan oleh janji palsu dunia dengan menduakan cinta kami dari mu.. Engkaulah cinta sejati itu, cinta yang didunia ini terdengar asing namun sangat akrab di akhirat nanti..

Apakah kalian sahbatku, tidak ingin berada dibelakang beliau, lewat di shirat bersama beliau dan mengikuti beliau?

Namun mengapa kita menukar Rasulullah dan Az-Zahra dengan yang lainnya?

Ya Allah, sampaikanlah kami kepada hakikat keimanan.

Ya Allah, perbaikilah diri kami, negeri kaum muslimin dengan wanita-wanita yang berakhlak mulia, yang menjaga kehormatannya. Jadikan para wanita ini istiqomah dan diakui oleh sydt. Fathimah sebagai rombongannya kelak.

Ya Allah jauhkanlah kami dari marah dan adzab mu. Limpahkanlah hidayah, taufik dan rahmat-Mu.

Ya Allah, perbaikilah kami sebagaimana Engkau telah memperbaiki hamba-hamba-Mu yang shaleh.

Wahai tuhan kami, dengarkanlah dan kabulkanlah doa serta permohonan kami.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s